• Bukit Golf, Cibubur
  • psykeconsultant@gmail.com
  • Mon-Sat 8.00-18.00
    Sunday CLOSED

Employee Profilling

Asesmen terhadap sejumlah karyawan atau calon karyawan, anda akan mendapatkan informasi komprehensif mengenai kapasitas dan potensi para karyawan ketika bekerja atau sebelum ditempatkan dalam pos pekerjaan yang sesuai. Dari hasil pengukuran akan dihasilkan profil karyawan serta interaksinya dengan pekerjaan (person-job match) dan pengaruhnya terhadap efektivitas organisasi (organization effectiveness)

Psycho Assesment

Berawal dari rasa empati ini, kami menawarkan metode psycho-assessment, yang merupakan perpaduan antara psychological testing dan assessment center. Dengan tetap merujuk pada metode standar kedua metode tersebut, kami memberikan kualitas yang sama baik dengan investasi yang lebih bersahabat.

Organization Development

Hasil pemetaan/profiling karyawan maupun organisasi yang benar adalah ketika kesenjangan antara hasil potret diri karyawan/organisasi dapat teratasi dengan sejumlah intervensi pengembangan. Kami menawarkan berbagai pilihan pengembangan baik untuk keperluan pemenuhan IDP (Individual Development Plan) maupun pengembangan organisasi (Organization Development).

Persiapan Pensiun

Kami memahami stabilitas emosi para karyawan menjelang memasuki masa pensiun, baik akibat pensiun karena usia maupun karena tuntutan organisasi. Berdasarkan pengalaman kami menghadapi para karyawan menjelang pensiun, kami memiliki program pembekalan yang mencakup persiapan kesehatan, Membangun komunitas `sahabat pensiun`, Memilih bisnis di masa pensiun, dan Mengatasi masalah finansial.


Services

Kami memahami kebutuhan anda, karena kami berada di dalamnya! Dengan pengalaman di korporasi bertahun-tahun, kami menyadari banyak hal yang dihadapi rekan-rekan kami di bagian pengelolaan sumber daya manusia (Human Capital) dalam berinteraksi dengan para karyawan, manajemen dan stakeholder lainnya. Untuk itu dengan semangat “WE KNOW THUS WE CARE”, kami menawarkan sejumlah layanan yang dapat membantu anda.

EMPLOYEE PROFILLING

Didahului oleh asesmen terhadap sejumlah karyawan atau calon karyawan, anda akan mendapatkan informasi komprehensif mengenai kapasitas dan potensi para karyawan ketika bekerja atau sebelum ditempatkan dalam pos pekerjaan yang sesuai.

Kami menggunakan 2 jenis tes, yakni psikotes yang mencakup pengukuran terhadap fungsi –fungsi berpikir serta berperilaku dan pengukuran biometrik yang menghasilkan informasi mengenai kepribadian genetik dan potensi kesuksesan dalam berkarya. Dari hasil pengukuran akan dihasilkan profil karyawan serta interaksinya dengan pekerjaan (person-job match) dan pengaruhnya terhadap efektivitas organisasi (organization effectiveness)

PSYCHO ASSESSMENT

Kami menyadari bahwa cukup banyak organisasi yang membutuhkan layanan assessment center untuk keperluan promosi karyawan, namun terkendala dengan biaya yang tidak murah. Berawal dari rasa empati ini, kami menawarkan metode psycho-assessment, yang merupakan perpaduan antara psychological testing dan assessment center. Dengan tetap merujuk pada metode standar kedua metode tersebut, kami memberikan kualitas yang sama baik dengan investasi yang lebih bersahabat.


ORGANIZATION DEVELOPMENT

Hasil pemetaan/profiling karyawan maupun organisasi yang benar adalah ketika kesenjangan antara hasil potret diri karyawan/organisasi dapat teratasi dengan sejumlah intervensi pengembangan. Kami menawarkan berbagai pilihan pengembangan baik untuk keperluan pemenuhan IDP (Individual Development Plan) maupun pengembangan organisasi (Organization Development). Adapun pilihan layanan OD yang kami miliki antara lain:

  • Job analysis
  • Setting up KPI
  • Develop competency
  • Performance Management
  • Individual Development Planning
  • Learning intervention
  • Coaching & Mentoring
  • Organization effectiveness diagnosis

MASA PERSIAPAN PENSIUN

Bagi sebagian besar karyawan, memasuki masa pensiun adalah teror yang menghantui kualitas kehidupan mereka. Penelitian yang dilakukan terhadap 300 karyawan dari 11 perusahaan menunjukkan data bahwa 60% karyawan menyatakan tidak siap menghadapi pensiun, sementara 71% nya merasa cemas menghadapi pensiun. Adapun penyebab kecemasan para calon pensiunan ini bersumber dari persepsi terhadap menurunnya kesehatan, kehilangan pertemanan, kehilangan pekerjaan, kehilangan jabatan dan masalah keuangan.

Kami memahami stabilitas emosi para karyawan menjelang memasuki masa pensiun, baik akibat pensiun karena usia maupun karena tuntutan organisasi. Berdasarkan pengalaman kami menghadapi para karyawan menjelang pensiun, kami memiliki program pembekalan yang mencakup :

Persiapan Kesehatan
Permasalahan kesehatan menempati urutan pertama pada hasil survey. Hal ini berlaku tidak hanya pada aspek kesehatan fisik tetapi juga mental. Diawal program, kami akan mengadakan tes kesehatan fisik dan psikologis kepada para peserta. Dari hasil pemeriksaan, setiap peserta akan mengetahui konidisi apa saja yang perlu diwaspadai dan pilihan aktivitas untuk meminimalisir efeknya

Membangun komunitas ‘sahabat pensiun’
Para peserta yang mengikuti program kami akan bergabung dalam kelompok khusus berdasarkan pilihan minat bisnis masing-masing. Dengan demikian peserta akan tetap merasakan dukungan dari sahabat-sahabat pensiun lainnya, saat tidak lagi berada di dalam kelas

Memilih bisnis di masa pensiun
Para peserta akan ditest dengan teknologi finger print (STIFIn) untuk mengetahui pilihan bisnis yang sesuai dengan kepribadian genetik masing-masing. Pilihan bisnis ini menjadi penting, karena setiap orang tentu punya hak untuk menjalani bisnis di masa pensiun dengan nyaman, aman dan menyenangkan

Mengatasi masalah finansial
Salah satu hal yang dikhawatirkan oleh para calon pensiunan adalah berhentinya sumber penghasilan. Di program MPP ini kami membekali para calon pensiunan dengan manajemen keuangan yang integratif dengan bisnis yang tepat. 


CAREER WORKSHOP

Pasca kelulusan sekolah kejuruan atau kuliah, kaum muda kerap didera perasaan bimbang dalam memutuskan pilihan karir. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan mereka tentang ragam karir yang ditawarkan atau bahkan sebaliknya informasi berlebih mengenai hal ini. Sedikitnya ada 4 hal yang menyebabkan kaum muda sulit menetapkan pilihan karirnya, yaitu tidak tahu bagaimana gambaran dirinya (who am I, strength dan weakness), terbatasanya pengetahuan mengenai perkembangan karir, kurang kompetensi yang dibutuhkan industri kerja serta ketidakjelasan tujuan dan bagaimana menapaki perjalanan karirnya.

*Outline Module

Self understanding

Mengenali potensi, minat dan bakat dalam memilih karir yang  “gue banget?”

Environment understanding

Persiapan karir, memulai pekerjaan pertama (mengenal lebih dekat psikotes kerja)

Adapt to Competence

Kompetesi non skill utama yang dibutuhkan dalam bekerja

Ladder of Career

Membuat Career Planning